Trik Hacks Terhangat

Cara Daftar dan Aktivasi EFIN untuk Lapor SPT Pajak Online

Cara Daftar dan Aktivasi  EFIN untuk Lapor SPT Pajak Online
DodySulpiandy.com - Agar dapat menggunakan e-filing untuk melaporkan SPT Pajak secara online, Anda terlebih dahulu harus mendaftar EFIN dan melakukan Aktivasi EFIN .

Apa itu EFIN?
EFIN adalah singkatan dari Elektronic Filing Identification Number yaitu nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada Wajib Pajak yang melakukan Transaksi Elektronik dengan Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk dapat melakukan pendaftaran pada DJP Online atau Sistem Elektronik yang disediakan oleh Penyedia Layanan SPT Elektronik, Wajib Pajak harus mengajukan permohonan aktivasi EFIN.

Cara memperoleh EFIN adalah sebagai berikut:
1. Anda dapat menyampaikan permohonan aktivasi EFIN dengan menggunakan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN yang berbentuk seperti gambar dibawah ini. Anda dapat mengunduh Formulir Permohonan Aktivasi EFIN tersebut DISINI.

Cara Mendapat dan Aktivasi  EFIN untuk Lapor SPT Pajak Online
Gambar 1: Formulir Permohonan Aktivasi EFIN

2. Ajukan langsung formulir permohonan EFIN ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau ke Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) tanpa diwakilkan. Anda dapat melihat alamat dan kontak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang terdekat dari rumah Anda di link berikut ini => Alamat KPP dan KP2KP di Seluruh Indonesia.

Kelengkapan atau syarat dokumen yang harus Anda bawa yaitu berupa asli dan foto kopi dokumen di bawah ini:

A. Bagi Wajib Pajak orang pribadi
syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN adalah sebagai berikut:

 a. permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh Wajib Pajak sendiri tidak diperkenankan untuk dikuasakan kepada pihak lain;

 b. Wajib Pajak mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi secara langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat atau Tempat Tertentu di Luar Kantor sesuai dengan kewenangannya;

c. Wajib Pajak menunjukan asli dan menyerahkan fotokopi dokumen berupa:
    1) identitas diri berupa:
         a) KTP dalam hal pengurus  merupakan warga Negara Indonesia; atau
         b) Paspor dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dalam hal Wajib Pajak merupakan warga negara asing; dan
    2) kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT);

d. menyampaikan alamat email aktif yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan.


B. Bagi Wajib Pajak badan
syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN adalah sebagai berikut:

 a. permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh pengurus yang ditunjuk untuk mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya;

b. pengurus mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi secara langsung KPP/KP2KP terdaftar atau Tempat Tertentu di Luar Kantor sesuai dengan kewenangannya;

 c. permohonan aktivasi EFIN disampaikan dengan menunjukkan asli dan menyerahkan fotokopi
      dokumen berupa:
    1) surat penunjukan pengurus yang bersangkutan untuk mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
    2) identitas diri berupa:
           a) KTP dalam hal pengurus merupakan warga Negara Indonesia; atau
           b) Paspor dan KITAS atau KITAP dalam hal pengurus merupakan warga negara asing;
           c) KTP kuasa Wajib Pajak dalam hal permohonan aktivasi disampaikan oleh selain pengurus;
     3) kartu NPWP atau SKT atas nama pengurus;
     4) kartu NPWP atau SKT atas nama Wajib Pajak badan; dan
     5) surat kuasa menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dan menerima EFIN dalam hal permohonan aktivasi EFIN disampaikan oleh selain pengurus.

 d. menyampaikan alamat email aktif pengurus yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan.


C. Dalam hal Wajib Pajak badan merupakan kantor cabang
syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN adalah sebagai berikut:

a. pimpinan kantor cabang sebagai pengurus yang ditunjuk untuk mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN ke KPP/KP2KP terdaftar atau Tempat Tertentu di Luar Kantor sesuai dengan kewenangannya;

b. pimpinan kantor cabang sebagaimana dimaksud pada huruf a menunjukkan asli dan menyerahkan fotokopi dokumen berupa:
      1) surat pengangkatan pimpinan kantor cabang;
      2) surat penunjukan pimpinan kantor cabang sebagai pengurus yang mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya;
      3) identitas diri berupa:
            a) KTP dalam hal pengurus merupakan warga Negara Indonesia; atau
            b) Paspor dan KITAS atau KITAP dalam hal pengurus merupakan warga negara asing;
            c) KTP kuasa Wajib Pajak dalam hal permohonan aktivasi disampaikan oleh selain pengurus;
      4) kartu NPWP atau SKT atas nama pimpinan kantor cabang sebagai pengurus;
      5) kartu NPWP atau SKT atas nama kantor cabang; dan
      6) surat kuasa menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dan menerima EFIN dalam hal permohonan aktivasi EFIN disampaikan oleh selain pengurus;

c. menyampaikan alamat email aktif pengurus yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan.


D. Bagi Bendahara,
syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN adalah sebagai berikut:

a. permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh pejabat atau pihak yang ditunjuk oleh instansi menjadi Bendahara;

b. Bendahara sebagaimana dimaksud pada huruf a, mengisi, menandatangani, dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN sebagaimana dimaksud dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini dengan mendatangi secara langsung ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar atau Tempat Tertentu di Luar Kantor berupa LDK kewenangannya;

c. Bendahara menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan fotokopi dokumen berupa:

  • Surat Keputusan Pengangkatan sebagai Bendahara;
  • identitas diri berupa KTP;
  • kartu NPWP atau SKT atas nama Bendahara; dan
d. menyampaikan alamat email aktif yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan.


Permohonan aktivasi EFIN yang dinyatakan lengkap
Permohonan aktivasi EFIN dinyatakan lengkap dalam hal:

      a. memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) bagi Wajib Pajak orang pribadi;
      b. memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) bagi Wajib Pajak badan;
   c. memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) bagi Wajib Pajak badan yang merupakan kantor cabang;
      d. memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (5a) bagi Wajib Pajak Bendahara



Permohonan aktivasi EFIN yang dinyatakan Tidak Lengkap
Dalam hal permohonan aktivasi EFIN dinyatakan tidak lengkap, Wajib Pajak dapat mengajukan permohonan ulang dengan melengkapi dokumen yang disyaratkan.


KESIMPULAN

Apabila Anda telah mendapatkan EFIN yang bentuknya seperti gambar dibawah ini,
Cara Mendapat dan Aktivasi  EFIN untuk Lapor SPT Pajak Online
Gambar 2: Lembar EFIN yang sudah jadi
dan Anda juga sudah melakukan aktivasi EFIN sengan cara yang telah disebutkan di atas  maka selanjutnya Anda dapat melakukan pendaftaran di aplikasi DJP Online dengan alamat situs yaitu https://djponline.pajak.go.id/account/login , maka saya sarankan Anda untuk membaca panduan cara mendaftar di situs DJP Online untuk lapor SPT Online secara Efiling dengan mengklik tautan berikut ini => Cara Mendaftar di Situs DJP Online Untuk Lapor SPT Pajak Online secara Efiling.

Sekian. Baca juga artikel dibawah ini :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel