Syarat Permohonan Sertifikat Elektronik Pajak PKP Orang Pribadi

Syarat Permohonan Sertfikat Elektronik Pajak PKP Orang Pribadi
DodySulpiandy.com - Bagi Anda yang akan mengajukan permohonan sertifikat elektronik Pajak, maka permohonan sertifikat elektronik adalah langkah atau proses sebelum Anda dapat menggunakan aplikasi E-Faktur.

Pengertian Sertifikat Elektronik Pajak
Pengertian Sertifikat Elektronik yaitu sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau Penyelenggara Sertifikasi Elektronik.
 
Istilah lainnya dalam proses pengajuan sertifikat elektronik yang harus Anda ketahui yaitu :
a. Passphrase
Passphrase adalah serangkaian angka dan/atau huruf dan/atau karakter tertentu yang digunakan untuk melakukan pengamanan Sertifikat Elektronik.
 
b. Akun Pengusaha Kena Pajak
Akun Pengusaha Kena Pajak yang selanjutnya disebut Akun PKP adalah wadah layanan perpajakan secara elektronik untuk Pengusaha Kena Pajak dalam melaksanakan ketentuan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai.

Direktorat Jenderal Pajak dapat memberikan Sertifikat Elektronik kepada Pengusaha Kena Pajak (PKP) sebagai otentifikasi pengguna layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Layanan perpajakan secara elektronik tersebut berupa:
a. layanan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak melalui laman (website) yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak;

b. penggunaan aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk pembuatan Faktur Pajak berbentuk elektronik (e-Faktur); dan/atau

c. Layanan perpajakan secara elektronik lainnya yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.


Pelaporan usaha untuk dikukuhkan sebagai PKP
Pelaporan usaha untuk dikukuhkan sebagai PKP oleh Pengusaha terdiri dari:
 1) permohonan pengukuhan PKP; dan
2) permintaan aktivasi Sertifikat Elektronik.

Untuk Permohonan Pengukuhan PKP, Anda dapat membaca artikel berikut ini untuk mengetahui syarat dan cara pengajuannya => Syarat Pengukuhan PKP Terbaru 2018

Sedangkan untuk permohonan sertifikat elektronik Pajak, Anda dapat melanjutkan membaca artikel ini.


Tempat Pengajuan Permohonan Sertfikat Elektronik
Bagi Anda yang ingin mengajukan permohonan sertifikat elektronik, maka Anda hanya perlu datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat dari rumah Anda. Apabila Anda belum mengetahui alamat kantor pajak terdekat dari rumah Anda, silahkan Anda lihat alamat Kantor Pajak yang ada di wilayah Anda dalam artikel berikut => Alamat dan Nomor Telepon KPP dan KP2KP di Seluruh Indonesia . 


Waktu Pengajukan Permintaan Aktivasi Sertifikat Elektronik
PKP dapat mengajukan permintaan aktivasi Sertifikat Elektronik pada saat:
  1) bersamaan dengan permohonan pengukuhan PKP; atau
  2) paling lama 3 (tiga) bulan setelah dikukuhkan sebagai PKP.
 

Persyaratan Permohonan Sertifikat Elektronik
1. Pengusaha Kena Pajak (PKP) baik yang berstatus sebagai pusat maupun yang berstatus sebagai cabang wajib melaksanakan hal-hal sebagai berikut :
a. menyampaikan Surat Permintaan Sertifikat Elektronik dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik Direktorat Jenderal Pajak secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan;

b. menyerahkan syarat dan ketentuan sebagai berikut :
1) Surat Permintaan Sertifikat Elektronik, Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik, Formulir Permohonan Kode Aktivasi dan Password dan Formulir Permohonan Aktivasi Akun PKP ditandatangani dan disampaikan oleh PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain.

2) SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun pajak terakhir yang jangka waktu penyampaiannya telah jatuh tempo pada saat pengajuan surat permintaan Sertifikat Elektronik telah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan asli SPT Tahunan PPh Orang Pribadi beserta bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.

3) PKP harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy kartu identitas berupa e-KTP dan KK.

4) Dalam hal PKP merupakan WNA, PKP harus menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy paspor, KITAS, atau KITAP dan tidak disyaratkan menunjukkan asli dan menyerahkan fotocopy KK.

5) PKP harus menyampaikan softcopy pas foto terbaru yang disimpan dalam CD atau media lain sebagai kelengkapan surat permintaan Sertifikat Elektronik (file foto diberi nama: NPWP PKP-nama PKP-nomor kartu identitas PKP).

c. memberikan data dan informasi yang diperlukan untuk pengujian validitas identitas PKP;

d. dalam hal permohonan tidak memenuhi syarat dan ketentuan, maka permintaan Sertifikat Elektronik tidak dikabulkan dan dokumen permohonan dikembalikan. PKP dapat mengajukan kembali permintaan Sertifikat Elektronik.

e. merekam data dan informasi yang ditentukan secara mandiri ke sistem yang disediakan;

f. menandatangani Berita Acara Penyerahan Sertifikat Elektronik dan menerima  passphrase melalui alamat email yang telah terdaftar di DJP serta mengunduh (download) Sertifikat Elektronik melalui Akun PKP atau menerima Sertifikat Elektronik secara langsung dari KPP;

g. sebelum masa berlaku Sertifikat Elektronik berakhir, PKP dapat meminta Sertifikat Elektronik baru dengan mengulangi prosedur sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, dan huruf f di atas.


Jangka Waktu Proses Aktivasi Sertifikat Elektronik 
Berdasarkan hasil penelitian lapangan, kepala KPP atau KP2KP memberikan keputusan paling lama 10 (sepuluh) hari kerja setelah:    
1) PKP dikukuhkan, dalam hal permintaan aktivasi Sertifikat Elektronik disampaikan bersamaan dengan permohonan pengukuhan PKP.
     
2) permintaan aktivasi Sertifikat Elektronik diterima, dalam hal permintaan aktivasi Sertifikat Elektronik disampaikan tidak bersamaan dengan permohonan pengukuhan PKP.


MASA BERLAKU SERTIFIKAT ELEKTRONIK
Sertifikat Elektronik memiliki masa berlaku yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Masa berlaku Sertifikat Elektronik adalah 2 (dua) tahun dihitung sejak tanggal Sertifikat Elektronik diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Sebelum masa berlaku Sertifikat Elektronik berakhir, Pengusaha Kena Pajak diperkenankan untuk meminta Sertifikat Elektronik baru.

Masa berlaku Sertifikat Elektronik yang telah diterbitkan Sertifikat Elektronik baru sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dinyatakan berakhir.

Sekian. Baca juga artikel dibawah ini :

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel