Cara Pindah NPWP Karena Pindah Tempat Tinggal

Cara Pindah NPWP Karena Pindah Tempat Tinggal
DodySulpiandy.com - Apabila Anda pindah tempat tinggal ke kota lain atau ke provinsi lain dari tempat Anda mendaftar NPWP sebelumnya, dan Kantor Pelayanan Pajak yang membawahi wilyah di tempat tinggal Anda yang baru berbeda dengan Kantor Pelayanan Pajak di tempat tinggal Anda sebelumnya, maka Anda dapat mengajukan pemindahan tempat terdaftar NPWP Anda.

Pindah NPWP ini perlu Anda lakukan agar Anda dapat lebih leluasa dalam hal berkonsultasi maupun untuk mendapatkan layanan perpajakan lainnya di tempat tinggal Anda yang baru.

Sebelumnya perlu Anda ketahui yaitu kriteria Wajib Pajak yang dapat mengajukan pemindahan NPWP adalah Wajib Pajak yang tempat tinggal atau tempat kedudukan barunya pindah ke wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak yang lain dari tempat terdaftar NPWP sebelumnya.

Cara Mengajukan Permohonan Pindah NPWP
1. Secara Tertulis
Permohonan secara tertulis ini dapat Anda lakukan dengan mengisi dan menandatangani Formulir Permohonan Pemindahan Wajib Pajak.

Wajib Pajak yang telah mengisi dan menandatangani Formulir Pemindahan Wajib Pajak harus melengkapi formulir pemindahan tersebut dengan dokumen yang disyaratkan dan menyampaikan ke KPP tempat mendaftar yang lama.

Penyampaian permohonan secara tertulis ini dapat dilakukan dengan cara:
  1. secara langsung ke KPP Lama atau melalui KP2KP ;
  2. melalui pos; atau
  3. melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir.

Wajib Pajak orang pribadi dapat mengajukan permohonan pindah melalui KPP di tempat tinggal yang Baru dan KPP di tempat tinggal yang Baru menerbitkan Bukti Penerimaan Surat setelah permohonan dinyatakan lengkap, serta meneruskan berkas permohonan ke KPP tempat terdaftar yang Lama paling lambat 1 (satu ) hari kerja setelah penerbitan BPS.

Dalam hal formulir dan dokumen disampaikan melalui KP2KP, KP2KP meneruskan permohonan pindah ke KPP Lama.

Dalam hal pengajuan permohonan Pemindahan Wajib Pajak disampaikan Wajib Pajak melalui KP2KP, KP2KP menerbitkan Tanda Terima dan meneruskan berkas permohonan ke KPP paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diterima.

Terhadap penyampaian permohonan secara tertulis, KPP Lama memberikan Bukti Penerimaan Surat apabila permohonan dinyatakan telah diterima secara lengkap.

Terhadap penyampaian permohonan secara tertulis yang diterima secara tidak lengkap berlaku ketentuan:
  1. dalam hal permohonan disampaikan secara langsung, permohonan dikembalikan kepada Wajib Pajak; atau
  2. dalam hal permohonan disampaikan melalui pos atau melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir, KPP menyampaikan pemberitahuan secara tertulis mengenai ketidaklengkapan tersebut.

Dokumen yang disyaratkan meliputi dokumen yang menunjukkan tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak yang baru.


Permohonan Pindah Secara Elektronik
  1. Permohonan pemindahan dilakukan secara elektronik dengan mengisi Formulir Pemindahan WP pada Aplikasi e-Registration yang tersedia pada situs DJP di www.pajak.go.id. 
  2. Permohonan pemindahan yang telah disampaikan oleh WP melalui Aplikasi e-Registration dianggap telah ditandatangani secara elektronik atau digital dan mempunyai kekuatan hukum.
  3. Wajib Pajak yang telah mengisi Formulir Pemindahan Wajib Pajak dengan lengkap pada Aplikasi e-Registration harus mengirimkan dokumen yang disyaratkan ke KPP Lama.
  4. Pengiriman dokumen yang disyaratkan ini dapat dilakukan dengan cara mengunggah (upload) salinan digital (softcopy) dokumen melalui Aplikasi e-Registration atau mengirimkannya dengan menggunakan Surat Pengiriman Dokumen yang telah ditandatangani.
  5. Apabila dokumen yang disyaratkan belum diterima KPP dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah permohonan pemindahan secara elektronik, permohonan tersebut dianggap tidak diajukan.
  6. Apabila dokumen yang disyaratkan telah diterima secara lengkap, KPP akan menerbitkan Bukti Penerimaan Surat secara elektronik.

Berdasarkan permohonan pindah yang sudah diberikan Bukti Penerimaan Surat, KPP Lama memberikan keputusan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) hari kerja setelah Bukti Penerimaan Surat diterbitkan. 

Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang mengajukan permohonan pindah melalui KPP baru, KPP Lama memberikan keputusan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) hari kerja setelah diterimanya penerusan berkas permohonan pindah Wajib Pajak orang pribadi yang disampaikan melalui KPP Baru.

Keputusan diberikan setelah KPP Lama melakukan Verifikasi dalam rangka pemindahan Wajib Pajak.

Keputusan dapat berupa:
  1. menerima permohonan Wajib Pajak dengan menerbitkan Surat Pindah, Surat Pencabutan SKT, dan/atau Surat Pencabutan Pengukuhan PKP dan menyampaikan kepada WP; atau
  2. menolak permohonan Wajib Pajak dengan menerbitkan Surat Pemberitahuan Tidak Dapat Dipindah dan menyampaikan kepada Wajib Pajak.

Terhadap Wajib Pajak yang diterbitkan Surat Pemberitahuan Tidak Dapat Dipindah karena sedang dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan bukti permulaan, atau penyidikan, pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak tetap dilakukan di KPP Lama sampai dengan Wajib Pajak dipindah ke KPP Baru.

Sekian. Baca juga artikel menarik berikut ini :

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel