Skip to main content

Formulir Pendaftaran NPWP Orang Pribadi dan Cara Mengisinya


Formulir Pendaftaran NPWP Orang Pribadi dan Cara Mengisinya
Berikut ini kami sediakan link download formulir pendaftaran NPWP Orang Pribadi bagi Anda yang ingin mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).

Namun setelah Anda mendownload formulir pendaftaran NPWP Orang Pribadi, perlu untuk Anda ketahui juga cara pengisian formulir pendaftaran NPWP yang akan kami uraikan di bawah ini. Untuk link download formulir pendaftaran NPWP Orang Pribadi kami sediakan pada bagian akhir artikel ini.

PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

Jenis pendaftaran

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak Permohonan Wajib Pajak jika formulir diisi dan ditandatangani oleh Wajib Pajak, atau kotak Pendaftaran Secara Jabatan jika formulir diisi dan ditandatangani oleh Petugas Pajak.

Nomor LHV/LHP

diisi dengan nomor LHV/LHP yang mendasari pendaftaran secara jabatan.

Kategori

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan kategori Wajib Pajak yang akan mendaftarkan/didaftarkan.

Status Pusat-Cabang 

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai.

NPWP Induk diisi dengan nomor NPWP induk yang telah ada dalam hal pendaftaran Wajib Pajak dengan kategori:

1. Istri dengan perjanjian pemisahan harta dan Penghasilan (PH);
2. Istri yang memilih menjalankan hak dan kewajiban perpajakan terpisah (MT); atau
3. pendaftaran Wajib Pajak dengan status cabang atau OPPT.

A. IDENTITAS WAJIB PAJAK

1. Nama Wajib Pajak :

diisi dengan nama lengkap Wajib Pajak sesuai KTP/Paspor. Gelar diisi dalam hal Wajib Pajak orang pribadi memiliki gelar.

2. Tempat/Tanggal Lahir :

diisi dengan nama kota dan tanggal lahir Wajib Pajak sesuai KTP/Paspor.

3. Status Perkawinan :

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai.

4. Kebangsaan :

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai, dengan dilengkapi Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor Paspor dan Negara asal untuk warga negara asing.

5. Nomor Telepon/HP :

diisi dengan Nomor Telepon/Handphone Wajib Pajak.

6. E-mail :

diisi dengan alamat e-mail Wajib Pajak.

B. SUMBER PENGHASILAN

Pekerjaan dalam hubungan kerja

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan jenis pekerjaan Wajib Pajak sebagai karyawan. Untuk pilihan pegawai lainnya agar diisi dengan uraian nama pekerjaan .

Kegiatan Usaha

diisi dengan uraian kegiatan usaha (selain pekerjaan sebagai karyawan)yang dimiliki oleh Wajib Pajak.

Merk Dagang/Usaha

diisi dengan nama merk atas kegiatan usaha yang dimiliki (jika ada).

Memiliki Karyawan

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai.

Metode Pembukuan/Pencatatan

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan pilihan metode pembukuan atau metode pencatatan yang digunakan oleh Wajib Pajak sehubungan dengan kegiatan usahanya.

Pekerjaan Bebas

Diisi dengan uraian Pekerjaan Bebas (selain pekerjaan sebagai karyawan) yang dimiliki oleh Wajib Pajak.

Merk Dagang/Usaha

diisi dengan nama merk atas Pekerjaan Bebas yang dimiliki (jika ada).

Memiliki Karyawan

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai.

Metode Pembukuan/Pencatatan

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan pilihan metode pembukuan atau metode pencatatan yang digunakan oleh Wajib Pajak sehubungan dengan Pekerjaan Bebasnya.

Lainnya

diisi dengan uraian sumber penghasilan selain Pekerjaan dalam hubungan kerja (sebagai karyawan), Kegiatan Usaha, atau Pekerjaan Bebas.

C. ALAMAT

1. Alamat Tempat Tinggal

diisi dengan alamat tempat tinggal Wajib Pajak yang sebenarnya. (Tidak perlu diisi dalam hal Pendaftaran dengan kategori cabang dan OPPT).

2. Alamat Domisili Sesuai KTP

diisi dengan alamat domisili Wajib Pajak yang tercantum pada KTP yang dilampirkan Wajib Pajak.

3. Alamat Tempat Usaha

diisi dengan alamat tempat usaha Wajib Pajak dilaksanakan.

D. INFORMASI TAMBAHAN

Jumlah Tanggungan

diisi dengan jumlah tanggungan yang dimiliki Wajib Pajak (maksimal 3).

Kisaran Penghasilan per Bulan

diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan perkiraan rata-rata penghasilan Wajib Pajak setiap bulan.

E. Pernyataan

Catatan : Formulir Pendaftaran Wajib Pajak ditandatangani oleh pemohon atau kuasa pemohon. Dalam hal pendaftaran secara jabatan ditandatangani oleh pengusul.

Setelah Anda mengetahui cara pengisian formulir pendaftaran NPWP Orang Pribadi, maka selanjutnya silahkan Anda download formulirnya melalui link di bawah ini :



Sekian artikel Formulir Pendaftaran NPWP Orang Pribadi ini, semoga dapat menjadi solusi bagi Anda.